Wednesday, September 24, 2008

:: untitled II ::


Di daun yang ikut, mengalir lembut
Terbawa sungai ke, ujung mata
Dan aku mulai takut, terbawa cinta
Menghirup rindu yang, sesakkan dada

Jalanku hampa, dan ku sentuh dia
Terasa hangat, oh didalam hati
Ku pegang erat dan ku halangi waktu
Tak urung jua ku lihatnya pergi
Tak pernah ku ragu, dan s’lalu ku ingat
Kerlingan matamu, dan sentuhan hangat
Ku saat itu takut, mencari makna
Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada

Kau datang dan pergi, oh begitu saja
Semua ku t’rima, apa adanya
Mata terpejam dan, hati menggumam
Di ruang rindu, kita bertemu

No comments: